kedatangan jokowii kepasar-pasar
Buktikan Harga
Sembako Tidak Naik, Jokowi 3 Kali Blusukan ke Pasar Tradisional


TRIBUNNEWS.COM,
JAKARTA - Presiden Joko Widodo menjawab
isu harga sembako naik,
dengan mengecek harga secara langsung ke pasar-pasar tradisional,isuharga
sembako mengalami kenaikan memang kerap dilontarkan pasangan capres dan
cawapres nomor urut dua.Cawapres Sandiaga Uno setiap
kunjungan ke pasar selalu menyampaikan bahwa harga sembako mengalami
kenaikan dan hal tersebut merupakan curhatan dari ibu-ibu di pasar.
"Yang
cerita soal sembako itu
bukan kami, tapi kan dari ibu-ibu yang ngomong seperti itu. Memang sembako mahal jadi enggak
semua di pasar sembako itu
stabil," kata Sandiaga, beberapa waktu lalu.
Untuk
membuktikan apakah benar harga sembako mengalami
kenaikan, Jokowi yang merupakan capres nomor urut satu langsung mengecek
beberapa pasar tradisional di setiap daerah.
Pertama,
Jokowi malam-malam menyambangi pasar di Jalan Roda, Bogor, pada Jumat malam.
Jokowi ditemani Wali Kota Bogor meninjau pasar tersebut.Inflasi stabil, harga
di pasar juga stabil. Jadi jangan sampai ada yang teriak di pasar harga
mahal-mahal. Nanti ibu-ibu di pasar marah, nanti enggak ada yang datang ke
pasar, larinya ke supermarket, ke mal.
Tidak
hanya mengecek harga sembako di
pasar daerah Bogor saja, saat kunjungan kerja ke Provinsi Banten, Jokowi blusukan
ke Pasar Anyar Tangerang,Saat blusukan ke pasar tersebut, Jokowi kembali
menegaskan bahwa harga sembako stabil,
sesuai dengan angka inflasi di bawah 3,5 persen.
Baru-baru
ini, mantan Gubernur DKI Jakarta kembali blusukan ke pasar di Provinsi Jawa
Timur.Selepas menghadiri acara di STIKES Muhammadiyah Lamongan, Jokowi bersama
Ibu Negara Iriana Joko
Widodo menyambangi pasar tradisional Sidoharjo di Kecamatan Lamongan,
Jawa Timur.
Di
sana, Kepala Negara berbelanja sejumlah bahan pangan sekaligus memantau harga
di pasaran."Biasa, kalau ke pasar itu yang paling penting ngecek
harga-harga. Waktu saya ke Pasar Bogor cabai masih di atas Rp30 ribu, ini tadi
saya beli sudah Rp17 ribu," kata Jokowi,
Menurutnya,
pemerintah selalu berupaya untuk menjaga keseimbangan harga komoditas pada
posisi yang seimbang. Dengan itu, petani dan konsumen sama-sama mendapatkan hak
mereka.
"Kalau
rendah itu petani yang kasihan, kalau terlalu tinggi masyarakat yang kasihan.
Inilah keseimbangan yang harus kita jaga supaya supply dan demand itu pada
posisi yang baik, yang stabil, sehingga harganya tidak terlalu melonjak naik
tapi juga tidak jatuh turun," tuturnya.
Dari
data atau artikel diatas memberitahukan bahwa dengan hadirnya jokowi belusukan ke
pasar-pasar yang ada Indonesia menunjukkan bahwa itu adalah sebuah kampanye.
Komentar
Posting Komentar